Light Dark
Single

Detail Berita - Pasmar 3

Thumb

Generasi Baru Prajurit Laut, Danpasmar 3 Hadiri Pelantikan Dikmata Gelombang XLV Satdik 3

Generasi Baru Prajurit Laut, Danpasmar 3 Hadiri Pelantikan Dikmata Gelombang XLV Satdik 3

TNI AL, Dispen Kormar Sorong. Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menghadiri upacara pelantikan dan pengambilan sumpah Siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI Angkatan Laut Angkatan XLV Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Apel Satuan Pendidikan (Satdik) 3 Kodiklatal, Kel. Majener, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Jumat (29/08/2025).

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Kodiklatal Laksma TNI Singgih Sugiharto, M.T., M.Si., selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara dipercayakan kepada Letkol Laut (T) Muji, S.T., yang sehari-hari menjabat sebagai Danse Teknik.

Rangkaian upacara ditandai dengan penanggalan tanda siswa dan penyematan pangkat Kelasi Dua, pengambilan sumpah prajurit, serta penandatanganan pakta integritas sebagai wujud pengikraran diri para siswa menjadi prajurit Jalasena Samudera.

Dalam amanat Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.(Han)., yang dibacakan oleh Wadan Kodiklatal, disampaikan rasa bangga dan bahagia atas keberhasilan 99 siswa Dikmata yang telah menuntaskan pendidikan dasar keprajuritan selama tiga bulan dan pendidikan dasar golongan selama satu bulan, hingga resmi dilantik menjadi Tamtama TNI AL.

âUntuk itu, kepada seluruh prajurit muda jangan cepat berpuas diri, karena perjalanan sebagai prajurit masih panjang. Teruslah belajar, berlatih, dan mengasah diri dengan berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Trisila TNI AL,â tegasnya.

Tamtama Dikmata Angkatan XLV Tahun 2025 ini terdiri dari tiga korps, yaitu Korps Angkutan, Korps Jasmani, dan Korps Teknik Komputer, yang nantinya akan ditugaskan di berbagai satuan TNI AL sesuai kebutuhan organisasi.

Sebagai penutup rangkaian acara, para siswa menampilkan atraksi kemampuan yang memukau, antara lain tarian daerah khas Papua âTari Sekaâ, demonstrasi bongkar pasang senjata, Jalaraga, serta demo beladiri Karate. Pertunjukan tersebut menjadi bukti kesiapan fisik, mental, dan jiwa korsa mereka setelah ditempa dalam pendidikan dasar keprajuritan.